PURWOKERTO — Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas
resmi meluncurkan inovasi daerah bertajuk PURBASASI
(Purwokerto Barat Kolaborasi dan Digitalisasi), sebuah
platform Peta Sosial Digital yang dirancang untuk
meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong
partisipasi aktif masyarakat di era digital.
Inovasi ini digagas oleh Risal Kurniawan, S.Kom., Penata
Layanan Operasional Kecamatan Purwokerto Barat, dan telah
ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Camat Purwokerto
Barat Nomor 23.A Tahun 2026 tentang Penetapan Inovasi dan
Tim Teknis Inovasi pada Kecamatan Purwokerto Barat
Kabupaten Banyumas, tertanggal 4 Mei 2026.
PURBASASI dapat diakses secara gratis oleh seluruh warga
melalui weblink di situs ini tanpa perlu mengunduh
aplikasi apapun.
Fitur Unggulan Peta Sosial Digital
Sebagai inti dari inovasi ini, Peta Sosial Digital
PURBASASI menyajikan informasi visual dan interaktif
tentang fasilitas sosial, layanan publik, dan potensi
lokal di 7 kelurahan se-Kecamatan Purwokerto Barat,
meliputi Posyandu, fasilitas pertanian, bank sampah,
lokasi wisata budaya, serta titik-titik layanan penting
lainnya.
Selain peta sosial sebagai fitur utama, PURBASASI juga
dilengkapi dengan fitur pendukung berupa kanal laporan
dan aduan warga secara digital, katalog UMKM lokal yang
terhubung langsung ke WhatsApp dan marketplace, statistik
data profil kecamatan berbasis BPS 2025, serta tautan
cepat menuju layanan administrasi kecamatan.
Camat Purwokerto Barat, Arif Ependi, menyambut positif
hadirnya inovasi ini. "PURBASASI adalah wujud nyata
komitmen kami dalam menghadirkan pemerintahan yang
transparan, partisipatif, dan berbasis data. Dengan peta
sosial digital ini, warga bisa mengetahui kondisi
wilayahnya secara real-time dan berperan aktif dalam
pembangunan," ujarnya.
Didukung Tim Lintas Sektor
PURBASASI didukung oleh tim teknis lintas sektor yang
kuat, melibatkan 32 anggota dari 10 unsur kelembagaan,
terdiri dari jajaran kecamatan dan kelurahan, Puskesmas
Purwokerto Barat, Koordinator PLKB, Pendamping PKH,
Penyuluh Pertanian, hingga kader Posyandu se-Kecamatan
Purwokerto Barat.
Fondasi data spasial PURBASASI juga diperkuat melalui
kolaborasi bersama tim mahasiswa KKN-PPM Universitas
Gadjah Mada (UGM) Tahun 2024, yang telah membangun
pemetaan awal wilayah Kelurahan Kober sebagai basis
pengembangan sistem.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Sejak mulai beroperasi pada tahun 2025, PURBASASI telah
mencatat sejumlah capaian konkret. Sebanyak 61 titik
Posyandu di 7 kelurahan berhasil terpetakan secara
digital, lebih dari 8 UMKM lokal kini memiliki profil
digital yang terhubung ke marketplace, 47 laporan warga
tercatat dan tertelusuri dengan tingkat penyelesaian
mencapai 66 persen, serta rata-rata waktu respons
penanganan laporan berada di angka 2,3 hari.
"Inovasi ini bukan sekadar aplikasi. PURBASASI adalah
ekosistem digital yang menghubungkan pemerintah, warga,
dan potensi lokal dalam satu peta yang terbuka untuk
semua," kata Risal Kurniawan selaku inovator.
Cara Mengakses PURBASASI
Masyarakat Kecamatan Purwokerto Barat dapat mengakses
Peta Sosial Digital PURBASASI melalui:
- Website : https://purwokertobaratkec.banyumaskab.go.id/site
- Kontak : 0821-3885-8811 (Risal Kurniawan)
PURBASASI terbuka untuk seluruh warga, dapat diakses
dari perangkat apapun tanpa instalasi, dan sepenuhnya
gratis.



